MEDANESE.COM, Medan — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan pasokan listrik selama perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Sumatera Utara berlangsung aman dan andal. Untuk menjaga keandalan sistem, PLN menyiagakan 3.318 personel gabungan serta ratusan posko dan peralatan pendukung guna mengantisipasi gangguan kelistrikan selama momentum hari raya.
#Ringkasan Berita:
- PLN UID Sumut menyiagakan 3.318 personel saat Iduladha 1447 H.
- Sebanyak 485 lokasi prioritas mendapat pengamanan listrik khusus.
- PLN menyiapkan 384 posko siaga dan ratusan peralatan pendukung.
- Sebanyak 138 SPKLU di 106 lokasi disiapkan untuk kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan kesiapan kelistrikan pada Hari Raya Iduladha menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya saat pelaksanaan ibadah berlangsung.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Iduladha di Sumatera Utara berjalan lancar tanpa kendala kelistrikan. Kami memastikan kesiapan sistem dengan pengamanan berlapis dan personel di lokasi masjid dan lapangan tempat berlangsungnya ibadah,” ujar Mundhakir dalam keterangan tertulis, Rabu (27/5/2026).
BACA JUGA: PLN Laporkan Kesiapan Kelistrikan Sumut Untuk Iduladha 2026
Dalam masa siaga Iduladha 1447 Hijriah, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel yang terdiri atas pegawai PLN, tenaga alih daya, dan mitra kerja. Kesiapsiagaan tersebut juga didukung 384 posko siaga, 135 generator set (genset), 55 uninterruptible power supply (UPS), 92 gardu bergerak, 22 truk crane, 164 mobil operasional, 225 sepeda motor operasional, serta material cadangan penanganan gangguan.
Selain itu, PLN melakukan pengamanan khusus terhadap 485 lokasi prioritas dan VVIP/VIP, meliputi masjid, bandar udara, stasiun kereta api, pelabuhan, pusat keramaian, kantor pemerintahan, hingga titik kegiatan masyarakat.
Sebanyak 354 masjid turut menjadi fokus pengamanan kelistrikan, termasuk masjid agung, masjid raya, dan Masjid Al-Jihad yang menjadi lokasi pelaksanaan ibadah dengan perhatian khusus.
BACA JUGA: Listrik Sumut Pulih Pasca-Blackout, 4,8 Juta Pelanggan Kembali Menyala
Menurut Mundhakir, pengamanan dilakukan melalui pola berlapis menyesuaikan tingkat prioritas lokasi. Pada sejumlah titik tertentu, PLN menyiapkan pasokan listrik dari dua penyulang berbeda, dukungan gardu induk berbeda, automatic change over, UPS, genset, personel siaga di lokasi, hingga tim mobile.
“Kami telah melakukan langkah preventif sejak awal melalui inspeksi jaringan, pengecekan gardu, koordinasi dengan pengurus masjid dan pemangku kepentingan terkait, hingga pengujian peralatan pendukung. Prinsipnya, pelayanan kelistrikan pada momen Iduladha harus disiapkan secara matang, terukur, dan responsif,” katanya.
Dari sisi sistem kelistrikan, pasokan listrik di Sumatera Utara disebut berada dalam kondisi aman. Sementara untuk sistem isolated di Nias, PLN memastikan pasokan listrik tetap terjaga dengan cadangan daya sekitar 21 megawatt (MW).
BACA JUGA: PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Sumatra Berangsur Pulih Pascablackout
Tak hanya itu, PLN UID Sumatera Utara juga mendukung ekosistem kendaraan listrik melalui kesiapan 138 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 106 lokasi di Sumatera Utara.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN yang tetap bertugas di hari raya demi menjaga kenyamanan masyarakat. Terima kasih juga kepada pemerintah daerah, pengurus masjid, pemangku kepentingan, dan pelanggan yang telah mendukung kelancaran layanan kelistrikan,” tutup Mundhakir.
PLN UID Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan listrik, mendukung aktivitas keagamaan masyarakat, serta memperkuat penyediaan energi yang aman, andal, dan berkelanjutan.
[REL/AS]
Tags: #PLN #PLNSumut #Iduladha2026 #ListrikSumut #PLNUIDSumut #SPKLU #SumateraUtara #EnergiIndonesia

Posting Komentar