MEDANESE.COM, Medan — PT PLN (Persero) menggelar pelatihan desain grafis dan pemberdayaan digital bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu di Kota Medan.
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN tersebut menyasar pemuda dan pemudi usia produktif yang belum bekerja maupun tidak sedang menempuh pendidikan formal. 

#Ringkasan Berita:
  • PLN UID Sumut menggelar pelatihan desain grafis bagi pemuda kurang mampu di Medan.
  • PLN menyalurkan 25 unit komputer, proyektor, dan modul pembelajaran.
  • Peserta mendapat pelatihan digital serta pendampingan kewirausahaan.
  • Program mendukung pengurangan pengangguran dan pengembangan ekonomi kreatif.

Melalui pelatihan yang menggandeng PKBM Anak Sumatera itu, peserta dibekali keterampilan desain grafis, pemanfaatan teknologi digital, hingga pendampingan kewirausahaan guna meningkatkan daya saing di dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Sebagai bentuk dukungan, PLN melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menyalurkan bantuan berupa 25 unit komputer All-in-One, satu unit proyektor, modul pembelajaran, dukungan operasional pelatihan, serta pendampingan usaha pascapelatihan.


Penyerahan bantuan dilakukan di Tempat Pelatihan dan kantor PKBM Anak Sumatera,
Jalan Tritura, Kota Medan, Sumatera Utara pada Senin (15/6/2026). Hadir dalam penyerahan itu Ketua PKBM Anak Sumatera Togar Sirait, Manager Aset Properti dan Umum PLN UID Sumatera Utara Surya Sahputra Sitepu, serta Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Pemerintah Kota Medan Ismail.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan bangsa di tengah transformasi digital yang terus berkembang.
Menurutnya, akses terhadap keterampilan digital kini menjadi kebutuhan mendasar agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.

"Transformasi digital membuka banyak peluang baru dalam dunia usaha dan ketenagakerjaan. Karena itu, peningkatan kompetensi digital menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda. Melalui program ini, PLN ingin memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata, termasuk oleh masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pelatihan keterampilan," ujar Mundhakir.


Ia menambahkan, program pemberdayaan tersebut sejalan dengan komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga menjadi katalisator pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.
"Energi yang kami hadirkan tidak hanya berupa listrik, tetapi juga energi untuk tumbuh, belajar, dan berkarya. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri, membangun kemandirian ekonomi, serta menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang terus berkembang," katanya.

Ketua PKBM Anak Sumatera, Togar Sirait, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai memberikan manfaat besar bagi penguatan kapasitas lembaga pendidikan masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan keterampilan generasi muda.

"Dukungan PLN melalui program ini sangat berarti bagi kami. Selain memperkuat sarana pembelajaran, program ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini," ujarnya.


Melalui program tersebut, PLN berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi digital masyarakat, memperluas akses pendidikan keterampilan, menekan angka pengangguran, serta mendorong lahirnya pelaku usaha kreatif baru yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Berkurangnya Kesenjangan.

[REL/AS


Tags: #PLN #PLNSumut #DesainGrafis #PemberdayaanDigital #TJSLPLN #GenerasiMuda #SDGs #Medan #EkonomiKreatif
Highlight

Beri Komentar

medanese.com
medanese.com