#Ringkasan Berita:
- PLN laporkan kesiapan listrik Sumut jelang Iduladha 2026.
- 3.318 personel disiagakan di 384 posko.
- Pengamanan listrik dilakukan di 321 masjid prioritas.
- PLN dukung kelistrikan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026.
Kesiapan tersebut dilaporkan langsung General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir Salman, kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, saat kunjungan kerja di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (26/5/2026).
Dalam pertemuan itu, PLN turut menyampaikan kondisi sistem kelistrikan pascagangguan yang terjadi pada Jumat (22/5/2026). Evaluasi, pemulihan, serta penguatan sistem disebut telah dilakukan guna menjaga keandalan pasokan listrik, terutama menghadapi momentum Iduladha dan agenda strategis daerah.
BACA JUGA: Listrik Sumut Pulih Pasca-Blackout, 4,8 Juta Pelanggan Kembali Menyala
Mundhakir mengatakan, PLN UID Sumatera Utara telah menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga di seluruh wilayah Sumatera Utara untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama Iduladha.
“Terima kasih atas dukungan Bapak Gubernur dan seluruh pihak. Kami laporkan, alhamdulillah, kondisi kelistrikan Sumatera Utara saat ini sudah aman. PLN memastikan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Iduladha dalam kondisi siap. Seluruh personel telah disiagakan, posko siaga telah aktif, dan titik-titik krusial telah mendapatkan perhatian khusus,” ujar Mundhakir.
Selain itu, PLN juga melakukan pengamanan berlapis pada 321 masjid prioritas selama pelaksanaan Iduladha. Pengamanan dilakukan melalui kesiagaan personel, pemantauan sistem kelistrikan, hingga penyediaan generator set (genset) sebagai langkah antisipatif menjaga keandalan pasokan listrik.
BACA JUGA: PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Sumatra Berangsur Pulih Pascablackout
“Untuk pelaksanaan Iduladha pada Rabu, 27 Mei 2026, kami laporkan bahwa pasokan listrik Sumatera Utara dalam kondisi memadai. Personel dan peralatan sudah disiagakan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada kesiapan Iduladha, PLN UID Sumatera Utara juga melaporkan kesiapan dukungan kelistrikan untuk ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 yang akan berlangsung di Sumatera Utara pada 1–13 Juni 2026.
Sejumlah pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya 1.
BACA JUGA: Mundhakir Salman Ajak Mahasiswa UMSU Jadi Agen Perubahan Energi Indonesia
Untuk mendukung kelancaran turnamen, PLN menyiapkan pengamanan kelistrikan di lokasi pertandingan, termasuk genset dan uninterruptible power supply (UPS).
Menurut Mundhakir, kesiapan itu bertujuan memastikan pertandingan, seremoni, penyiaran, hingga aktivitas pendukung berlangsung tanpa gangguan listrik.
“Kami siap mendukung penuh penyelenggaraan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 di Sumatera Utara. Ketika Sumatera Utara menjadi tuan rumah agenda internasional, PLN hadir untuk memastikan energi yang menopang kegiatan tersebut tersedia secara andal,” katanya.
BACA JUGA: PLN Latih Guru SMK di Sumut Konversi Motor Listrik
Sementara itu, Bobby Nasution menegaskan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada Jumat (22/5/2026) harus menjadi evaluasi penting agar tidak kembali terulang.
“Kejadian kemarin harus menjadi pelajaran penting. Kami berharap hal seperti itu tidak terulang kembali,” ujar Bobby.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan karena listrik yang andal menjadi fondasi penting bagi pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan kenyamanan masyarakat.
BACA JUGA: PLN dan Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Layanan Listrik
PLN UID Sumatera Utara memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola rumah ibadah, hingga panitia kegiatan akan terus diperkuat guna menjaga keandalan pasokan listrik selama Iduladha dan agenda internasional di Sumatera Utara.
[REL/AS]
Tags: #PLNSumut #Iduladha2026 #KelistrikanSumut #PLNUIDSumut #BobbyNasution
Highlight:

Posting Komentar