Simbolis Penyerahan Program TJSL Workshop dan Bengkel listrik yang diserahkan langsung oleh Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut, Darma Saputra (Dok.Istimewa)


MEDANESE.COM, Medan — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menggelar pelatihan konversi dan workshop bengkel motor listrik di SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan, Selasa (19/5/2026).

#Ringkasan Berita: 

  • PLN UID Sumut meresmikan pelatihan konversi dan workshop bengkel motor listrik.
  • Program melibatkan guru dari 11 SMK negeri dan swasta di Medan.
  • Pelatihan mendukung penguatan pendidikan vokasi dan ekosistem kendaraan listrik.
  • PLN menargetkan lahirnya SDM adaptif di bidang teknologi kendaraan listrik.

Pelatihan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara. Lewat program tersebut PLN mewujudkan dukungan mereka atas pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus memperkuat pendidikan vokasi di Sumatera Utara.

Melalui kegiatan itu, PLN mendorong peningkatan kompetensi guru dalam memahami teknologi kendaraan listrik, khususnya konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi sepeda motor listrik.

BACA JUGA: PLN dan Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Layanan Listrik

Pelatihan tidak hanya diikuti SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan sebagai tuan rumah, tetapi juga melibatkan peserta dari 11 SMK negeri dan swasta di Kota Medan. Setiap sekolah mengirimkan dua guru untuk mengikuti pelatihan konversi motor listrik.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan PLN terus berperan aktif dalam mendukung transisi energi melalui penguatan ekosistem kendaraan listrik.

“PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan energi listrik yang andal, tetapi juga terus mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Melalui program ini, kami berharap para guru SMK memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan dan dapat menularkannya kepada peserta didik,” ujar Mundhakir.

BACA JUGA: Penantian 80 Tahun Berakhir, Listrik PLN Resmi Masuk Dusun Untemungkur

Menurut dia, keterlibatan guru dari berbagai SMK menjadi langkah nyata PLN dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, menjelaskan program tersebut dirancang untuk menghadirkan pembelajaran berbasis praktik bagi para guru.

Ia menyebut fasilitas workshop bengkel motor listrik yang disediakan diharapkan dapat menjadi media pembelajaran berkelanjutan di lingkungan sekolah.

BACA JUGA: Program TJSL PLN Bantu Air Bersih Masjid dan Panti di Tapteng

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memahami teknologi kendaraan listrik secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pengurangan emisi gas buang serta percepatan transisi energi berkelanjutan,” kata Darma.

Sementara itu, Kepala SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan, Fadhli Hazmi Arifin, mengapresiasi dukungan PLN UID Sumatera Utara terhadap dunia pendidikan vokasi.

Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi otomotif masa depan.

BACA JUGA: Bu Atik Kini Sumringah, Rumahnya Tersambung Listrik Gratis PLN

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan program dari PLN UID Sumatera Utara. Program ini sangat baik dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan guru secara langsung, khususnya di bidang kendaraan listrik,” ujarnya.

PLN UID Sumatera Utara berharap program tersebut dapat mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Sumatera Utara serta melahirkan talenta muda yang mampu memperkuat ekosistem kendaraan listrik di daerah.

[REL/AS]


Tags: #PLN #PLNUIDSumut #MotorListrik #KendaraanListrik #TransisiEnergi #SMK #Medan

Beri Komentar

medanese.com
medanese.com