Suasana konferensi pers siaga kelistrikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan _hybrid_ di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, dan PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, pada Sabtu malam (15/8), dihadiri oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah pada layar), Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Daniel Karmel Fernando Tampubolon (kiri pada layar), Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy (kedua dari kiri), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo (ketiga dari kiri), Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri (tengah), Direktur Manajemen Risiko PLN, Denny Triyanto (ketiga dari kanan), Direktur Keuangan PLN, Sulistyo Biantoro (kedua dari kanan), Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta (paling kiri), Direktur Utama PLN Nusantara Power, Rully Firmansyah (paling kanan), dan Executive Vice President Operasi Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN, Sugeng Widodo (Dok.Istimewa)

MEDANESE.COM, Flores — Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memantau langsung kesiapan sistem kelistrikan nasional menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pemantauan dilakukan dari Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk di tengah proses pemulihan jaringan listrik pascagempa Flores.

#Ringkasan:

  • Dirut PLN Darmawan Prasodjo pantau langsung kesiapan kelistrikan nasional jelang HUT ke-81 RI dari NTT.
  • Cadangan daya listrik nasional mencapai 9 GW, dengan beban puncak diproyeksikan 42,6 GW dan daya mampu 51,6 GW.
  • Lebih dari 45 ribu personel PLN disiagakan di 2.275 titik, didukung ribuan peralatan cadangan dan operasional.
  • 11 gardu induk terdampak gempa Flores kembali bertegangan, sementara sistem kelistrikan Kalimantan berangsur pulih.

Darmawan bersama jajaran Direksi PLN mengawal kesiapan pasokan listrik dari sejumlah lokasi strategis di Indonesia. Dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, NTT, Darmawan terhubung secara daring dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat.

Dalam konferensi pers pada Sabtu malam (15/8/2026), Darmawan mengatakan PLN telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan nasional sejak awal Agustus. Pemeriksaan mencakup pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, jaringan distribusi, hingga jalur listrik di sekitar lokasi kegiatan peringatan kemerdekaan.

BACA JUGA: PLN Perkuat Kompetensi Petugas Yantek di Lubuk Pakam Jelang HUT ke-81 RI

"Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan," ujar Darmawan.

Menurut dia, pemantauan langsung dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, baik pada kegiatan tingkat nasional maupun daerah.

PLN memproyeksikan beban puncak listrik nasional pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara itu, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW sehingga tersedia cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1%.

BACA JUGA: Jelang HUT RI, PLN Kerahkan Personel Delapan ULP Perkuat Keandalan Listrik di Labuhanbatu Raya

Untuk mengantisipasi gangguan, seluruh unit PLN saat ini berada dalam status siaga penuh. Lebih dari 45.000 personel dikerahkan ke 2.275 titik siaga yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain personel, PLN menyiapkan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak sebagai sumber pasokan cadangan.

PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 sepeda motor operasional untuk mendukung percepatan penanganan gangguan di lapangan.

BACA JUGA: PLN Bekali 15 Pemuda Labuhanbatu Peralatan Barista, Dorong Lahirnya Wirausaha Kopi Baru

Pantau Pemulihan Listrik Flores

Pemantauan Darmawan dari NTT juga berlangsung ketika PLN tengah melakukan pemulihan sistem kelistrikan akibat gempa yang terjadi di Flores.

Begitu gempa terjadi, petugas PLN langsung melakukan pemeriksaan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak. Hingga Sabtu sore, sebanyak 11 gardu induk yang terdampak telah kembali bertegangan.

"Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan," kata Darmawan.

BACA JUGA: 13 Keluarga di Simalungun Akhirnya Nikmati Listrik Berkat Donasi Pegawai PLN

Setelah gardu induk kembali bertegangan, PLN melanjutkan proses penormalan jaringan secara bertahap hingga pasokan listrik kembali tersalurkan kepada pelanggan.

Proses pemulihan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa.

Darmawan mengatakan keselamatan petugas dan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam proses pemulihan.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2026, Siswa SD Negeri 027089 Binjai Terima Bantuan Pendidikan dari PLN

Sistem Kelistrikan Kalimantan Ikut Dipantau

Selain Flores, Darmawan juga memantau kondisi sistem kelistrikan di wilayah lain, termasuk Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit.

Menurut Darmawan, sistem kelistrikan Kalimantan kini berangsur pulih setelah memperoleh tambahan pasokan dari dua pembangkit.

"Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik," ujarnya.

BACA JUGA: PLN UID Sumut Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum

PLN akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sistem tersebut untuk memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga.

Pengamanan Lima Lapis di Istana

Untuk lokasi utama rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, khususnya Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan hingga lima lapis.

Sistem tersebut mencakup pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS, hingga genset.

BACA JUGA: PLN Kerahkan 100 Personel Perkuat Keandalan Listrik di Padangsidimpuan

Darmawan mengatakan pengamanan berlapis tersebut disiapkan untuk memastikan kegiatan kenegaraan dapat berlangsung dengan pasokan listrik yang andal sekaligus memiliki sistem cadangan apabila terjadi gangguan.

"Seluruh sumber daya dipersiapkan dengan matang di berbagai titik. Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat," katanya.

Darmawan menegaskan pemantauan langsung terhadap sistem kelistrikan tidak hanya dilakukan untuk mengamankan momentum HUT ke-81 RI, tetapi juga memastikan PLN dapat merespons cepat setiap gangguan yang terjadi di berbagai wilayah.

BACA JUGA: Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tak Naik, PLN Pastikan Keandalan Layanan Terjaga

"PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air," pungkasnya.

[REL/AS]


#Tags: PLN, Darmawan Prasodjo, HUT ke-81 RI, listrik, energi, NTT, Flores, Kalimantan

Beri Komentar

medanese.com
medanese.com