Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (kedua dari kanan) saat meninjau fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kehadiran KDKMP didukung kolaborasi berbagai pihak, termasuk PLN melalui penyediaan akses layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik bagi masyarakat (dok.Istimewa)


MEDANESE.COM, Sukoharjo – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai memperluas perannya sebagai penyedia layanan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan PT PLN (Persero), koperasi kini dapat melayani pembayaran tagihan listrik dan pembelian token listrik sekaligus membuka peluang usaha baru di tingkat desa dan kelurahan.

#Ringkasan:

  • PLN membuka peluang usaha bagi KDKMP melalui layanan pembayaran listrik.
  • Koperasi dapat melayani pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.
  • Sebanyak 107 KDKMP telah bergabung dalam pengembangan layanan PPOB PLN.
  • PLN mencatat lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan hingga Oktober 2026.

Pengembangan layanan ini menjadi bagian dari upaya PLN mendekatkan akses layanan kelistrikan kepada masyarakat. Di sisi lain, aktivitas transaksi tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kegiatan ekonomi koperasi.

Dukungan terhadap program KDKMP disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat memantau operasionalisasi koperasi di wilayah Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

BACA JUGA: 106 Lokasi Masuk Program Lisdes 2026, Sumut Kejar Pemerataan Listrik hingga Pelosok

Zulkifli mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, koperasi desa diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi dan merasakan manfaat pertumbuhan usaha di daerahnya sendiri.

"Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota," ujar Zulkifli.

Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar koperasi mampu menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya melalui layanan kelistrikan yang memungkinkan warga melakukan transaksi tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

BACA JUGA: Srikandi PLN UID Sumut Dukung 35 Perempuan Kembangkan Usaha Opak di Desa Suka Raya

“Kini bayar listrik tak perlu jauh-jauh lagi. KDKMP resmi melayani pembayaran listrik untuk kemudahan dan kenyamanan seluruh warga desa,” tutur Zulkifli.


PLN Perluas Peluang Usaha Koperasi

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung pengembangan KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik yang andal serta perluasan kerja sama layanan kelistrikan.

Menurut Darmawan, dukungan PLN tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan listrik untuk operasional koperasi. PLN juga membuka peluang bagi KDKMP untuk mengembangkan kegiatan usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

BACA JUGA: GENCAR Batch III Dikukuhkan, GM PLN: Kepedulian Harus Tumbuh Jadi Gerakan Berkelanjutan

“PLN all out mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik,” kata Darmawan.

Ia berharap, kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. Koperasi berpeluang mengembangkan sumber pendapatan, sedangkan masyarakat memperoleh akses layanan kelistrikan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

Kolaborasi ini sekaligus memperluas fungsi koperasi sebagai tempat masyarakat mendapatkan layanan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: Perkuat Ketahanan Energi, PLN dan Kodam I/Bukit Barisan Tingkatkan Sinergi Kelistrikan Sumatera Utara

107 Koperasi Sudah Layani Transaksi Listrik

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut dijalankan melalui layanan Payment Point Online Bank (PPOB).

Melalui mekanisme ini, KDKMP dapat menjadi kanal pembayaran tagihan listrik dan pembelian token listrik bagi masyarakat. Pengembangan layanan dilakukan melalui koordinasi antara koperasi dan unit PLN di berbagai wilayah.

Rozy menyebutkan, hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah bergabung dalam pengembangan layanan PPOB PLN. Dari pelaksanaan tersebut, tercatat lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan.

BACA JUGA: Perkuat Kolaborasi, GM PLN UID Sumut Lakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Utara

"Kami menyambut baik penguatan peran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan masyarakat. Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah menjadi bagian dari pengembangan layanan PPOB PLN dengan lebih dari dua ribu transaksi kelistrikan," ujar Rozy.

Ia menilai, pengembangan layanan ini menjadi langkah untuk mendekatkan pembayaran listrik dan pembelian token kepada masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi kegiatan usaha koperasi.

Melalui kolaborasi tersebut, PLN berharap KDKMP dapat semakin berperan dalam menyediakan layanan bagi warga sekaligus mengembangkan aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

[REL/AS]


#Tags: PLN, Koperasi Merah Putih, KDKMP, Pembayaran Listrik, Token Listrik, PPOB PLN, Ekonomi Desa

Beri Komentar

medanese.com
medanese.com