MEDANESE.COM, Medan – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung kebutuhan ketenagalistrikan sejalan dengan pembangunan daerah.
#Ringkasan:
- PLN UID Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat koordinasi pembangunan ketenagalistrikan.
- Pemerataan listrik, BRT listrik, PSEL, dan PLTS menjadi agenda pembahasan.
- Gubernur Bobby Nasution menyoroti keandalan listrik dan penguatan sistem di Kepulauan Nias.
- PLN menyatakan kesiapan memperkuat koordinasi, mitigasi risiko, dan kesiapan operasional
Penguatan kolaborasi itu dibahas dalam audiensi General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad bersama jajaran manajemen dengan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di Medan, Senin (14/9/2026).
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Rizky untuk memperkenalkan diri sebagai General Manager PLN UID Sumut serta melanjutkan komunikasi kelembagaan dengan Pemprov Sumut. Dalam pertemuan itu, Bobby didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Utara Dedi J.P. Harahap.
Rizky mengatakan PLN berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar pelayanan ketenagalistrikan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Sumatera Utara.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin mengenalkan kembali jajaran manajemen PLN UID Sumatera Utara sekaligus memperkuat hubungan dengan Bapak Gubernur agar program dan pelayanan PLN dapat semakin selaras dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Utara,” ujar Rizky.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah ruang kolaborasi yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, investasi, transisi energi, hingga pemerataan akses listrik.
BACA JUGA: PLN dan BPBD Bentuk Desa Siaga Bencana di Batu Mbelin, Antisipasi Risiko Longsor
Pembahasan juga mencakup rencana pemerataan akses kelistrikan, pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) listrik, pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL, serta pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan energi bersih.
PLN menyatakan kesiapan mendukung berbagai rencana tersebut sesuai kewenangan perusahaan. Namun, dukungan terhadap setiap program tetap akan mempertimbangkan kebutuhan daerah, hasil kajian teknis, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.
“Setiap rencana pembangunan membutuhkan pembahasan dan kajian bersama agar dukungan ketenagalistrikan dapat dipersiapkan secara tepat, terukur, dan sesuai kebutuhan,” kata Rizky.
BACA JUGA: PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi EBT Menuju Swasembada Energi
Keandalan Listrik dan Kepulauan Nias
Dalam pertemuan itu, Bobby menekankan pentingnya keandalan pasokan listrik untuk menopang aktivitas masyarakat, pelayanan publik, maupun kegiatan perekonomian di Sumatera Utara.
Ia mengapresiasi kesiapan PLN untuk terus membangun koordinasi dengan Pemprov Sumut. Menurut Bobby, kesiapsiagaan dan langkah antisipasi diperlukan untuk menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu keandalan pasokan listrik.
“Kami mengapresiasi kesiapan PLN untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Keandalan listrik sangat penting agar kegiatan masyarakat, pelayanan publik, dan aktivitas perekonomian dapat berjalan lancar,” ujar Bobby.
BACA JUGA: HUT ke-27 Serikat Pekerja PLN, 36 Kantong Darah Dikumpulkan di Medan
Perhatian khusus juga disampaikan terhadap sistem kelistrikan di Kepulauan Nias. Bobby berharap pembangunan infrastruktur pembangkit dan program gasifikasi di wilayah tersebut terus didorong untuk memperkuat pelayanan listrik sekaligus mendukung pemerataan pembangunan.
“Kami berharap PLN terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Penguatan sistem kelistrikan di Kepulauan Nias juga perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin baik dan pembangunan daerah dapat berkembang lebih optimal,” katanya.
Rizky menyambut arahan tersebut dan menyatakan PLN akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Sumut serta para pemangku kepentingan dalam mengawal kebutuhan kelistrikan di daerah.
BACA JUGA: PLN Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor
Koordinasi itu mencakup penguatan sistem di wilayah kepulauan maupun kawasan yang tengah berkembang. PLN juga menekankan pentingnya mitigasi risiko dan kesiapan operasional dalam mendukung kebutuhan listrik masyarakat.
“PLN akan terus memperkuat koordinasi, mitigasi risiko, dan kesiapan operasional agar listrik dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara,” ujar Rizky.
[REL/AS]
#Tags: PLN UID Sumut, PLN Sumatera Utara, Bobby Nasution, Rizky Mochamad, listrik Sumut, Kepulauan Nias, BRT listrik, PSEL, PLTS, Pemprov Sumut

Posting Komentar