Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri saat melakukan pengguntingan Pita tanda peresmian Disaster Recovery Center dimana DRC merupakan fasilitas baru yang dapat digunakan untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur pasca bencana (istimewa)

MEDANESE.COM, Medan — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (PLN Sumut) meresmikan Disaster Recovery Center (DRC) dan HSSE Control Center sebagai langkah mempercepat pemulihan gangguan listrik serta memperkuat budaya keselamatan kerja.

Ringkasan Berita: 

  • PLN Sumut resmikan DRC dan HSSE Control Center di Medan
  • DRC percepat pemulihan gangguan listrik secara real-time
  • HSSE Center perkuat pengawasan keselamatan kerja petugas
  • Digitalisasi jadi kunci transformasi layanan kelistrikan

Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, bersama EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan, Saleh Siswanto, serta General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, pada 28 Maret 2026 di Medan.

DRC yang dikelola Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Sumatera Utara berfungsi sebagai pusat kendali pemulihan sistem kelistrikan secara cepat dan terintegrasi. Melalui sistem ini, PLN dapat memantau gangguan secara real-time, menganalisis kondisi jaringan, serta mengendalikan proses pemulihan secara terpusat.

BACA JUGA: PLN Pastikan Listrik Sumut Andal Jelang Akhir Siaga Ramadan dan Idulfitri

Keberadaan fasilitas ini dinilai mampu menekan waktu pemulihan (recovery time) secara signifikan, baik akibat gangguan teknis maupun bencana alam. Selain itu, DRC juga memperkuat ketahanan sistem distribusi kelistrikan di Sumatera Utara yang memiliki tantangan geografis dan potensi cuaca ekstrem.

Sementara itu, HSSE Control Center menjadi inovasi dalam penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Fasilitas ini memungkinkan pemantauan langsung terhadap aktivitas petugas di lapangan, termasuk kondisi lingkungan kerja dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan operasional kelistrikan yang semakin kompleks.

BACA JUGA: PLN Teken Kesepakatan Jual Beli 49,99 MVA Listrik Dengan Sektor Industri dan Akademik

“Transformasi PLN tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, tetapi juga memastikan seluruh personel dapat bekerja dengan aman. Kehadiran DRC dan HSSE Control Center ini menjadi bagian dari upaya kami membangun sistem kelistrikan yang tangguh, responsif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada, Mundhakir menyebut implementasi kedua fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya mencapai operational excellence yang berkelanjutan.

“DRC dan HSSE Control Center merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang cepat, andal, dan mengedepankan keselamatan. Keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan dan keamanan petugas di lapangan,” kata Mundhakir.

BACA JUGA: Listrik PLN Masuk Desa Ombolata, Warga Kini Nikmati Terang

Ia menambahkan, langkah ini juga sejalan dengan arah transformasi PLN dalam mendukung transisi energi nasional yang menuntut sistem kelistrikan semakin adaptif dan andal.

Dengan hadirnya dua fasilitas tersebut, PLN UID Sumatera Utara optimistis dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap gangguan, meminimalkan risiko kecelakaan kerja, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan.

[REL/AS]


Tags: #PLN #PLNSumut #DRC #HSSE #ListrikAndal #KeselamatanKerja #TransformasiEnergi

Beri Komentar

medanese.com
medanese.com