MEDANESE.COM, Nias Utara — PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmennya menghadirkan akses listrik hingga ke pelosok melalui peresmian program Listrik Desa (Lisdes) di Desa Ombolata, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara. Kehadiran listrik ini menjadi simbol nyata upaya pemerataan energi di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Peresmian tersebut dihadiri Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, serta Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat setempat.

Masuknya listrik ke Desa Ombolata tidak hanya sebatas penyalaan jaringan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan listrik merupakan fondasi penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar peresmian jaringan listrik, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi masyarakat. Listrik adalah simbol kemajuan dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan kelistrikan di wilayah kepulauan seperti Nias Utara menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses logistik. Namun, melalui kolaborasi berbagai pihak, program tersebut dapat direalisasikan.

PLN, lanjutnya, menargetkan 21 desa lainnya di Nias Utara dapat segera menikmati listrik pada tahun ini.

Sementara itu, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menyebut upaya melistriki seluruh desa di Indonesia membutuhkan dedikasi tinggi dan semangat gotong royong.

“Medan yang sulit bahkan membuat petugas harus memikul tiang listrik secara manual. Namun dengan kolaborasi, kita bisa mewujudkan elektrifikasi hingga pelosok,” katanya.

Secara nasional, PLN menargetkan elektrifikasi sekitar 1.500 desa pada 2026 sebagai bagian dari upaya menghadirkan energi berkeadilan sekaligus mendukung transisi energi nasional.

Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan listrik di daerahnya. Ia menyebut program ini sebagai langkah besar bagi kemajuan daerah.

“Mari manfaatkan listrik ini secara produktif untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujarnya.

Program Lisdes di Desa Ombolata mencakup pembangunan jaringan tegangan menengah, jaringan tegangan rendah, serta gardu distribusi sebagai penopang suplai listrik bagi masyarakat.

PLN menegaskan, listrik bukan sekadar energi, tetapi juga penggerak utama kehidupan. Kehadirannya di pelosok diharapkan mampu membuka peluang, meningkatkan kesejahteraan, serta mempercepat pembangunan nasional.


[REL/AS]


Tags: #PLN #ListrikDesa #NiasUtara #Elektrifikasi #EnergiBerkeadilan

Beri Komentar

medanese.com
medanese.com