General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad menyampaikan perkembangan infrastruktur kendaraan listrik di Sumatera Utara. Hingga 7 Agustus 2026, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 141 unit SPKLU yang tersebar di 113 lokasi, sebagai bagian dari komitmen PLN mendukung pertumbuhan ekosistem EV yang andal dan berkelanjutan (Dok.Istimewa)


MEDANESE.COM, Medan — PT PLN (Persero) terus memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Sumatera Utara seiring meningkatnya pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif. Hingga 7 Agustus 2026, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara telah menyediakan 141 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 113 lokasi.

#Ringkasan: 

  • PLN UID Sumut telah menyediakan 141 SPKLU di 113 lokasi hingga 7 Agustus 2026.
  • Infrastruktur SPKLU diperkuat untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Utara.
  • Medan dinilai berpotensi menjadi salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera.
  • PLN membuka kolaborasi untuk memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Sumut.

Penguatan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya PLN membangun ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Sumatera Utara. Kesiapan jaringan pengisian daya dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas sehari-hari.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad mengatakan pertumbuhan kendaraan listrik perlu diikuti dengan penguatan infrastruktur pendukung agar masyarakat memiliki akses pengisian daya yang semakin mudah.

BACA JUGA: PLN UID Sumut Siagakan 3.069 Personel di 311 Lokasi Jaga Listrik HUT RI

“PLN melihat pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Utara sebagai bagian penting dari transformasi menuju sistem transportasi yang semakin ramah lingkungan,” kata Rizky saat menghadiri INDOMOBIL Expo Medan 2026 di Laguna Atrium, DeliPark Mall Medan, Selasa (18/8/2026).

Menurut dia, 141 SPKLU yang telah tersedia di 113 lokasi akan terus dikembangkan mengikuti pertumbuhan kendaraan listrik dan pola mobilitas masyarakat.

Infrastruktur tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk melayani kebutuhan pengguna EV, baik untuk mobilitas dalam kota maupun perjalanan antarkota.

BACA JUGA: Dirut PLN Pantau Langsung Kesiapan Listrik Nasional Jelang HUT ke-81 RI dari NTT

Selain SPKLU, PLN juga menyediakan fasilitas home charging serta layanan terkait kendaraan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Ekspansi layanan tersebut diharapkan membuat penggunaan kendaraan listrik semakin praktis, sekaligus memperkuat kesiapan ekosistem EV di Sumatera Utara.


Kolaborasi PLN dan Industri Otomotif

Penguatan infrastruktur pengisian daya menjadi semakin relevan di tengah bertambahnya pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar. Hal itu terlihat dalam penyelenggaraan INDOMOBIL Expo Medan 2026 yang berlangsung pada 18–23 Agustus 2026 dengan mengusung konsep “EVperience”.

Pameran tersebut menghadirkan berbagai kendaraan elektrifikasi, antara lain Leapmotor, Changan, Indomobil eMotor, Citroën, GAC AION, dan MAXUS. Pengunjung juga dapat mencoba kendaraan melalui fasilitas test drive dan test ride.

BACA JUGA: PLN Perkuat Kompetensi Petugas Yantek di Lubuk Pakam Jelang HUT ke-81 RI

Kehadiran PLN dalam pameran tersebut mempertemukan sisi penyediaan energi dengan industri otomotif. Kolaborasi ini dinilai penting karena pertumbuhan penjualan kendaraan listrik perlu berjalan beriringan dengan ketersediaan infrastruktur pengisian daya.

CEO INDOMOBIL Dealership Group Santiko Wardoyo mengatakan kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat semakin banyak pilihan kendaraan listrik, tetapi juga mendapatkan keyakinan bahwa ekosistem pendukungnya terus berkembang,” ujar Santiko.

BACA JUGA: Jelang HUT RI, PLN Kerahkan Personel Delapan ULP Perkuat Keandalan Listrik di Labuhanbatu Raya

Dia menilai Medan memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera. Karena itu, kesiapan infrastruktur pengisian daya menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan pasar EV di wilayah tersebut.


PLN Buka Peluang Perluasan SPKLU

Rizky mengatakan pembangunan ekosistem kendaraan listrik tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara penyedia energi, industri otomotif, pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

PLN, lanjutnya, membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah, industri otomotif, pusat perbelanjaan, sektor pariwisata, serta berbagai mitra strategis untuk memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Sumatera Utara.

BACA JUGA: PLN Bekali 15 Pemuda Labuhanbatu Peralatan Barista, Dorong Lahirnya Wirausaha Kopi Baru

“PLN siap menjadi enabler dengan memastikan kebutuhan energinya dapat terlayani secara andal, mudah diakses, dan semakin terkoneksi,” katanya.

Perluasan SPKLU tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap transisi energi nasional. Dengan bertambahnya infrastruktur pengisian daya dan pilihan kendaraan elektrifikasi, masyarakat diharapkan semakin memiliki alternatif mobilitas yang efisien dan rendah emisi.

Bagi Sumatera Utara, perkembangan ekosistem EV juga membuka peluang baru bagi sektor transportasi, otomotif, energi, hingga berbagai sektor usaha yang terhubung dengan infrastruktur mobilitas listrik.

[REL/AS]


#Tags: PLN, SPKLU, Kendaraan Listrik, EV, Sumatera Utara, Medan, Energi, Infrastruktur, Transisi Energi

Beri Komentar

medanese.com
medanese.com