General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, meninjau kesiapan listrik di Huntara korban banjir Batangtoru untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
MEDANESE.COM, Tapsel - General Manager PLN UID Sumatera Utara (Sumut), Mundhakir, meninjau langsung lokasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) untuk korban banjir bandang di Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Jumat (9/1/2026).
Peninjauan dilakukan sebagai wujud komitmen PLN dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana melalui pengecekan langsung kesiapan listrik di Hunian Sementara (Huntara) korban banjir Batangtoru. Kesiapan infrastruktur kelistrikan merupakan bagian penting dalam fase transisi pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Dalam peninjauan itu, Mundhakir memastikan PLN siap mendukung penuh kebutuhan listrik di kawasan Huntara yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Infrastruktur kelistrikan telah disiapkan secara bertahap, ditandai dengan masuknya jaringan serta pendirian tiang listrik hingga ke akses jalan menuju kawasan Huntara.
“Hadirnya listrik di kawasan hunian sementara bukan sekadar pemenuhan infrastruktur, tetapi bagian dari proses memulihkan harapan dan rasa aman masyarakat. PLN memastikan kesiapan jaringan agar Huntara dapat segera difungsikan secara optimal,” ujar Mundhakir.
Saat ini, pembangunan Huntara mencakup 144 unit hunian dan empat unit dapur umum. Pemerintah bersama TNI, Polri, serta instansi terkait menargetkan pembangunan hingga 267 unit hunian guna menampung warga terdampak bencana secara layak dan aman. Seiring progres pembangunan fisik tersebut, PLN menyatakan siap melakukan penyambungan listrik ke seluruh kawasan Huntara.
Mundhakir menegaskan, kehadiran PLN pada fase transisi pascabencana merupakan wujud tanggung jawab sosial sekaligus mandat negara dalam menjamin layanan dasar bagi masyarakat. Energi listrik menjadi faktor penting yang mendukung aktivitas rumah tangga, layanan kesehatan, pendidikan darurat, hingga penguatan kohesi sosial di lingkungan Huntara.
“Ketika listrik hadir lebih awal, proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan bermartabat. PLN akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar Huntara ini benar-benar menjadi ruang aman dan layak bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” tambahnya.
Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap kesiapan teknis di lapangan, guna memastikan aspek keselamatan, keandalan jaringan, serta keberlanjutan layanan kelistrikan terjaga sejak tahap awal pembangunan hingga Huntara dihuni sepenuhnya.
Melalui langkah ini, PLN UID Sumatera Utara menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketangguhan pascabencana serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak.
[REL/AS]
TAG: #PLN Sumut, #Mundakhir, #Hunian Sementara, #Bencana Sumut, #Batangtoru

Posting Komentar